UMAT ISLAM WAJIB MEMILIKI PEMIMPIN ISLAM DALAM SISTEMNYA SENDIRI

April 27, 2009

Hai orang2 yg beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri diantara kamu, kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah(Al Quran) dan Rasul(sunnahnya), jika kamu benar2 beriman kepada Allah dan hari kemudian, yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya.(QS.An Nisa:59).
Allah memerintahkan kepada kita wajib mentaati pemimpin dalam Islam(Amirul Mu’minim). Sedangkan kepemimpinan Islam secara global atau menyeluruh bagi kaum muslimin tiada lain ialah seorang Khalifah. Hal ini dapat kita pelajari dari kenyataan sejarah Islam sejak Wafatnya Rasulullah SAW, Beliau di ganti oleh khalifah yg bernama Abu Bakar Ash Shidiq. Kemudian setelah beliau wafat diangkat Umar Bin Khatab, kemudian setelah beliau wafat diangkat lagi Usman Bin Affan, kemudian setelah beliau wafat diangkat lagi Ali Bin Abi Thalib sebagaimana yang kita kenal dengan AL KHULAFAURRASYIDDUN AL MAHDIYUN, dst… Sampai runtuhnya kekhalifahan Islam di Turki Utsmani pada tahun 1924 M. Walaupun mereka berpenampilan seperti Dinasti, namun tetap menyatakan diri sebagai seorang KHALIFAH, karena mereka berkenyakinan bahwa selain Khalifah bukanlah pemimpin bagi ummat Islan sedunia..
Dan pada masa seorang Kholifah menjadi pemimpin maka dalam waktu yg sama tidak ada pemimpin Islam yg lain yg diangkat oleh kaum muslimin, seluruh kaum muslimin hanya memiliki pemimpin tunggal yakni khalifah.Dan pada kenyataan sejarah juga bahwa dalam kekhalifahan Islam tidak muncul satu kelompok atau satu golonganpun dari ummat Islam yg memiliki pemimpin yg lain selain Khalifah saja. Sehingga umamt benar2 bersatu padu dan tidak berpecah belah, hal ini sesuai perintah Allah SWT di dalam QS.Ali Imran ayat 103 atau juga dalam QS.As Syuraa ayat 13..
Dalil sejarah merupakan ibrah bagi kita kaum muslimin bahwa bersatu padu itu artinya bersatu dalam memiliki dan mentaati seorang pemimpin. Itulah yg disebut dengan Khalifah atau Amirul Mukminin.
Apabila terdapat dua orang pemimpin kaum muslimin, maka harus diadakan Islah agar pemimpin Islam itu hanya seorang saja untuk seluruh umat Islam sedunia sebab manakala ada dua atau lebih pemimpin akan terjadilah perpecahan umat Islam. Sedangkan perpecahan akibat tidak satunya pemimpin bagi kaum muslimin adalah satu kemungkaran yg besar karena telah melanggar larangan Allah dalam ayat2 diatas. Kaum kafir yaitu yahudi dan musrikin berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghancurkan umat Islan dari berbagai penjuru dengan segala kekuatan yg ada pada mereka. Lihat QS.Al Maidah ayat 82..
Maka kalau umat Islam tidak menyadari kewajiban bersatu padu di bawah kepemimpinan seorang kholifah pasti akan terjadi kelemahan dan kaum kufar akan dengan mudah menguasai bahkan menghancurbinasakan umat Islam dan meruntuhkan seluruh tatanan kehidupan kaum muslimin ini bermakna turunya azab Allah kepada kita semua.. Mari kita lihat dan kita pahami QS.Al Anfal 73..Demikian juga sabda Rasulullah SAW: BERJAMAAH ITU RAHMAT DAN BERFIRQAH (BERPECAH BELAH) ITU AZAB.. HR. Ahmad.
Oleh karena itu berkepemimpinan yg satu menjadi WAJIB secara mutlak bagi seluruh kaum muslimin dan berpecah belah yg di tandai dengan banyaknya pemimpin di kalangan kaum muslimim adalah HARAM secara mutlak. Maka dengan ini kami mengajak seluruh kaum muslimin dimana saja di seluruh penjuru dunia ini agar bersatu padu mendukung TEGAKNYA KEKHALIFAHAN ISLAM YAITU KHILAFATULMUSLIMIN

Hello world!

April 2, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.